PROSES PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN ANTARA TERKAIT HUBUNGAN KERJASAMA BISNIS DALAM TRANSAKSI PASCABAYAR (Studi Kasus Putusan Nomor 6/Pdt.G/2019/PN.WTP)

HUDA, MINCHATURROBBI and Ngaisah, Siti and Sumaryanto, Djoko and Permanasari, Lolita (2021) PROSES PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN ANTARA TERKAIT HUBUNGAN KERJASAMA BISNIS DALAM TRANSAKSI PASCABAYAR (Studi Kasus Putusan Nomor 6/Pdt.G/2019/PN.WTP). Skripsi thesis, UNIVERSITAS BHAYANGKARA SURABAYA.

[img] Text
SKRIPSI 1711111025 MINCHATURROBBI HUDA.pdf

Download (11MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyelesaian sengketa konsumen antara terkait hubungan kerjasama bisnis dalam transaksi pascabayar melalui pengadilan serta bentuk pertanggungjawaban yang harus dilakukan oleh konsumen antara akibat perbuatan wanprestasi dimana terdapat kelalaian dalam pemenuhan kewajiban untuk melunasi sisa pembayaran. Akibat perbuatan wanprestasi tersebut tentu menimbulkan kerugian bagi penggugat selaku pedagang beras yang mana berlakunya sistem pascabayar merupakan pembayaran dalam bentuk tagihan walaupun sebelum dibayarkan oleh konsumen antara penggugat sudah mengakui sebagai pendapatan dari penjualannya. Upaya penyelesaian sengketa wanprestasi dalam transaksi pascabayar dapat meminta pertanggungjawaban konsumen antara dalam bentuk ganti rugi. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian yuridis�normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penggugat telah berhasil membuktikan bukti gugatannya oleh karena itu hakim memutuskan mengabulkan gugatan dari penggugat sebagian dengan menyatakan konsumen antara telah wanprestasi dalam pelunasan pembayaran beras, menghukum konsumen antara melunasi utangnya secara tunai, dan membayar uang perkara yang timbul serta menolak gugatan rekonvensi seluruhnya. Dengan kesimpulan konsumen antara harus bertanggung jawab atas perbuatannya dengan membayar semua kerugian atau ganti rugi yang diderita oleh penggugat dan melunasi utangnya. Proses penyelesaian dapat dimulai dengan jalur non litigasi yaitu negosiasi dan mediasi, jika tidak ada kata sepakat maka dapat menempuh jalur akhir yaitu litigasi melalui pengadilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penyelesaian sengketa, Wanprestasi, Transaksi Pascabayar
Depositing User: Perpus Ubhara Surabaya
Date Deposited: 23 Nov 2023 06:41
Last Modified: 23 Nov 2023 06:41
URI: http://eprints.ubhara.ac.id/id/eprint/2167

Actions (login required)

View Item View Item